Sabtu, 20 Februari 2016

Legend Of Lumi Stone : Eps 1. Kedatangan Mahluk Aneh



Aku adalah seorang paling malas se dekade ini, paling susah diatur, paling di benci orang-orang di sekitarku. Banyak dari mereka selalu menjauhiku , itu juga karena aku yg memulai. Aku seperti ini karena aku hidup dalam kemanjaan. Hidup dengan kekayaan yg menurut orang-orang ayahku bisa beli semua yg ada di bumi ini. Itu lah yg menyebabkanku menjadi anak yg manja. Dikelas aku terkenal  sebagai anak yg suka buat onar. Suatu saat diriku berfikir, sepertinya aku tidak penting di mata mereka, aku engga harusnya terlahir di dunia ini. Tapi yah sudahlah aku juga masa bodo sama mereka.  Aku sebenernya malas di kelas terlalu banyak beban di otakku yang aku rasakan. Tapi ada sesuatu yang membuatku  terus berangkat ke sekolah. Yah, Ve. Cewek paling cantik di kelas, idaman semua pria. Dia seseorang yang membuatku terus berangkat sekolah. Cuma dia yg mau aku ajak ngobrol juga. Tapi walaupun diliat dari mukapun kayaknya dia jijik melihatku.

Hari demi hari terlewat, tak terasa aku udah mengijak kelas 2 sma, meskipun dengan semua nilai yg pas dengan KKM. Hari demi hari aku merasa ada yg aneh juga dengan bumi ini. Bumi ini tiap hari makin gelap entah apa, tapi seperti biasa gw menanggapinya dengan biasa saja.

Saat bel pelajaran masuk seperti biasa pelajaran dimulai biasa dan aku juga menanggapinya dengan biasanya menganggapi. Angin kencang berhembus melalui jendela kelas yang tak biasa membuat isi kelas berhamburan kertas. Ada apa ini kenapa bumi terasa aneh pada hari ini. Kabut tebal memasuki jendela kelas yang membuat semua murid tergeletak. Kenapa seperti ini? Apa yang sebenarnya terjadi disini dalam hatiku sambil ketakutan, sebelum aku terserang kabut hitam tadi aku lari turun keluar sekolah. Banyak semacam mahluk aneh turun di bumi, aku tidak tau mahluk apa itu tapi, itu membuatku takut. Aku lari memasuki hutan yang ada di belakang sekolah. Mahluk-mahluk itu menculik semua manusia di dalam gedung sekolah itu. Tanpa kusadar Ve juga di culik. Aku bingung harus berbuat apa. Aku hanya bisa berdiri melihat seseorang yang kucintai di culik oleh mahluk-mahluk itu.

Aku menusuri tapak bumi yang sudah tak berbentuk lagi. Dimana sebagian hutan dan bangunan seperti terbakar oleh asap hitam tadi. Aku tak tau harus kemana, harus berbuat apa. Diperjalan seorang pria menghapiriku. Sembari membisikkan ke telinga ku dia berkata, datanglah ke Gedung  Monang nanti. Aku ter diam sejenak saat ku tengok ke belakang orang itu sudah tiada. Dalam benakku berkata siapa pria itu tadi. Lalu aku juga terkejut, ternyata masih ada orang yang hidup di tempat ini. 

~~~~To Be Bersambung~~~~ 
~~~~Insya Alloh Liris Tiap Minggu~~~~ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar